6 Limbah Organik Yang Bisa Didaur Ulang

Limbah Organik Yang Bisa Didaur Ulang – Limbah organik merupakan bahan sisa yang diperoleh dari proses produksi dalam skala kecil atau skala besar yang mempunyai sifat organik dan mudah terurai. Limbah ini mudah terurai di tanah, dasar sungai, danau atau laut dikarenakan memiliki zat kimia yang lebih stabil.

Dengan begitu, limbah organik ini akan lebih cepat mengalami pembusukan dalam jangka waktu yang cepat dan terurai menjadi ukuran yang kecil, akan tetapi tidak menimbulkan bau yang menyengat. Kamu dapat menggunakan limbah organik ini sebagai pupuk kompos, pakan ternak, biogas, dan lain-lain.

Daur Ulang Limbah Organik

Limbah Organik

Limbah Organik

Limbah organik ini dibedakan menjadi dua jenis yaitu, limbah organik basah dan limbah organik kering. Yuk kita simak penjelasan berikut!

Limbah organik basah

Limbah ini dapat dikatakan limbah basah karena kandunganairnya cukup tinggi. Tekstur pada limbah ini basah sehingga diperlukan cara khusus dalam pengolahannya.

Adapun cara pengolahan limbah ini yaitu dengan mengeringkan limbah hingga kering dengan menggunakan sinar matahari langsung hingga kandungan air yang terdapat pada limbah tersebut habis.

Setelah itu dapat digunakan kembali menjadi pupuk kompos, kerajinan tangan, maupun yang lainnya. Contoh dari limbah organik basah adalah kulit buah, kulit bawang, sayuran, dedaunan, dan lain-lain.

Limbah organik kering

Limbah ini dapat dikatakan limbah basah karena kandungan airnya sangat rendah. Artinya limbah ini teksturnya kering dan kaku. Limbah organik ini dapat diolah menjadi berbagai macam jenis kerajinan.

Contoh dari limbah organik ini diantaranya tempurung kelapa, serbuk gergaji, kulit telur, kerang, kayu, dan lain-lain.

Limbah organik ini sangat mudah dijumpai pada lingkungan sekitar dan memungkinkan Anda dapat mengolah limbah organik secara mandiri sesuai dengan keinginan.

Jika tadi kita telah mengulas jenis limbah organik, maka sekarang kita akan fokus pada limbah organik yang sering dijumpai pada lingkungan sekitar Anda. Berikut ini merupakan limbah organik yang sering dijumpai di lingkungan sekitar, diantaranya :

Limbah Sampah dapur

Sampah dapur merupakan benda yang tak asing bagi kita. Sampah dapur ini dapat dihasilkan dari sisa-sisa sayuran atau kulit sayuran yang sudah tidak dipakai. Biasanya sampah dapur ini tergolong kedalam jenis limbah organik basah.

Mengapa demikian? Karena sayuran memiliki kandungan air yang cukup tinggi, sehingga tekstur yang dimilikinya basah. Oleh sebab itu, kebanyakan orang mengolah sampah dapur ini menjadi pupuk kompos yang dapat digunakan sebagai penyubur tanaman.

Limbah Sisa makanan

Sisa makanan merupakan hal yang wajar dan sering kali terdapat pada setiap keluarga dalam suatu rumah. Sama dengan sampah dapur, sisa makanan juga tergolong dalam limbah organik basah yang dapat diolah menjadi pupuk kompos.

Pastikan pengolahan limbah sisa makanan dengan mencampur tanah dan letakkan di luar rumah agar tidak menyebabkan bau yang tak sedap.

Limbah Kotoran hewan

Kotoran hewan merupakan limbah organik yang dapat dijumpai pada lingkungan sekitar kita. Sebagian orang menggunakan kotoran hewan ini sebagai pupuk kandang yang membuat tanaman lebih subur.

Adapun manfaat lain dari kotoran hewan yaitu dapat digunakan sebagai biogas alam dengan pemrosesan yang cukup memakan waktu. Setelah biogas ini siap, maka dapat digunakan sebagai bahan bakar pengganti gas elpiji dan tungku bakar.

Limbah Dedaunan

Dedaunan juga banyak dijumpai di sekitar kita dan terkadang berjatuhan dan berceceran di tanah. Dalam hal ini, dedaunan dapat digunakan sebagai pupuk kompos alami. Dedaunan yang digunakan untuk pupuk kompos dapat terdiri dari berbagai jenis tanaman.

Itulah tadi penjelasan yang terdiri dari jenis dan contoh limbah organik yang dapat ditemukan di sekitar kita. Pastikan untuk mengolah limbah organik secara benar, agar tidak menimbulkan bau yang tidak sedap dan mengundang berbagai penyakit.